Menteri Cemburu Gaji Eselon I
![]() |
|
Sumber : Kompas/Alif Ichwan
|
JAKARTA, BANGKAPOS.com — Arti "gaji kecil" untuk gaji menteri jelas relatif. Namun, usul kenaikan gaji menteri saat ini jelas bukan karena gaji itu kurang banyak ataupun kurang untuk memenuhi kebutuhan dan gaya hidup seorang menteri. Namun, usulan ini lebih didasarkan pada kecemburuan atas besar gaji yang diterima para pejabat eselon I yang merangkap sebagai komisaris BUMN.
"Kalau dilihat dari kebutuhan keluarga, gaji riil yang diterima menteri setiap bulan masih cukup besar. Lebih baik, saat ini meninjau secara keseluruhan gaji semua pejabat tinggi dan jangan selalu melihat dengan ego kelompok seperti sekarang," ujar dosen Ilmu Politik FISIP UI, Andrinof A Chaniago, di Jakarta, Selasa (27/10).
Seandainya gaji para pejabat dari berbagai lembaga tinggi dan lembaga negara sampai ke jenjang pejabat eselon I yang merangkap komisaris BUMN diteliti, mungkin perubahan kebijakan juga termasuk mengurangi gaji atau menghapus rangkap jabatan yang menjadi sumber kecemburuan kelompok pejabat lain.
"Perlu diketahui antarkomisi negara saat ini juga terdapat perbedaan gaji yang mencolok dan menimbulkan kecemburuan anggota komisi yang gajinya jauh lebih rendah," ujarnya.
Editor: acandra
Beri Komentar
BERITA LAINNYA
-
2010-02-09 14:04:34
Partai Koalisi Tak Usah Khawatir -
2010-02-09 10:19:36
PKS: Kesalahan Boediono 80 Persen, Sri Mulyani 20 Persen -
2010-02-09 10:09:41
Presiden Hadiri Peringatan Hari Pers di Palembang -
2010-02-09 09:21:11
Jumlah Penyimpangan Century, Demokrat-PKB vs Tujuh Fraksi -
2010-02-09 09:12:48
Asyik, 2011 Jakarta Bebas Kantong Plastik!

