Emas Sepakbola Milik Belitung

Sumber :
Berita Terkait

TOBOALI, BANGKA POS -- Stadion Sport Centre Toboali berkapasitas 10.000 penonton menjadi saksi keperkasaan PS Belitung. Anak-anak asuhan Daryono menang 3-2 dari Belitung Timur pada laga pamungkas sepakbola Porprov Babel III.

Tampil dengan menggunaka kostum hitamhitam, pada partai puncak berhadapan dengan saudara muda, PS Beltim yang mengenakan kostum merah-merah, tim Belitung langusng mengambil inisiatif penyerangan. Daryono menggunakan formasi 4-4-3 untuk mengantisipasi gempuran barisan tengah  PS Beltim yang dimotori Benny, Mustapa, Angga, dan Julian. Meskipun memusatkan perhatian pada barisan pertahanan, akan tetapi pasukan Belitung terus berusaha untuk membangun serangan melalui Evo Cs.

Pada menit ke 20, terjadi kemelut di depan gawang Beltim. Bola tangkapan Viktori sempat terlepas. Sayang Julianto tidak berhasil menyelesaikan kemelut tersebut dengan baik.

Baru pada menit ke 24, setelah mendapt umpan silang, Julianto yang berada pada posisi bebas, berusaha untuk membongkat pertahanan Yopi Purnama dan berhasil neyarangkan tendangan keras ke gawang Viktori, 1-0 untuk Belitung.

Tertinggal satu gol, pasukan Beltim makin rajin menggempur pertahanan Belitung dengan bola pendek dari kaki ke kaki. Strategi ini cukup efektif, sehingga emain eblakang Belitung melakukan pelanggaran di kotak penalti. Wasit Erwandi memberikan hadiah pinalti kepada PS Beltim karena tackling Ridona membahayakan penyerang Beltim.

Julian Kharisma mendapat kesempatan untuk melakukan eksekusi. Tendangan Julian berhasil memperdaya Ridona sehingga skor menjadi imbang 1-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pelatih PS Belitung, Daryono merubah formasi menjadi 4-3-2-1, sedangkan Syarifudin dari PS Beltim masih tetap mempertahankan formasi 4-4-3. Dengan formasi yang baru, penggerakan lini tengah PS Belitung menjadi lebih hidup. Akan tetapi serangan Julanto yang ditempatkan menjadi penyerang tunggal berhasil dipatahkan Yopi Purnama.

Pada menit ke 60, Julianto kembali mendapat kesempatan melalui serangan yang dibangun dari rusuk kanan. Dengan kelincahan, Julianto mampu menggandakan gol untuk PS Belitung menjadi 2-1. Keunggulan membuat pasukan PS Belitung lebih berkonsentrasi bertahan dengan sesekali melakukan serangan balik.

Julian Kharisma, sebagai motor serangan PS Beltim terus membangun serangan dari lini tengah. Berkali-kali peluang diciptakan barisan PS Beltim tetapi tidak terselesaikan dengan baik.

Pertahanan PS Belitung yang semakin dikuatkan, mampu mematahkan semua serangan Julian Kharisma. Hingga pluit panjang dibunyikan, skor tetap 2-1. Tim Belitung  meraih medali emas dan Beltim berpaus dnegan medaliperak. Sedangkan medali perunggu diraih anak-anak asuhan Bambang Nurdyansah  mengalahkan PS Babar melalui drama aduh pinalti. (bangkapos/respi)




Views:261 x

Komentar Terakhir





Beri Komentar

Nama Pengirim
Alamat Email
Isi Komentar




Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort